Tampilkan postingan dengan label uNik dan meNarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uNik dan meNarik. Tampilkan semua postingan
0 komentar

Pohon Pisang Aneh, Berbuah Tanpa Memiliki Batang



Buah pisang aneh di kebun milik Kiai Mahfudz Warga Dusun Krajan Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Salatiga, CyberNews. Warga Dusun Krajan Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, selama dua pekan ini dibuat gempar. Sebab, di dusun tersebut ditemukan setandan buah pisang yang langsung tumbuh di atas tanah tanpa batang dan daun pisang.

Buah pisang setandan itu tumbuh di kebun milik Kiai Mahfudz salah satu ulama desa, yang rumahnya berada di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tholabiyah Tegaron. Mahfudz yang pertama kali melihat tumbuhan aneh itu, awalnya mengira merupakan tumbuhan berbentuk jamur berwarna ungu. Maklum di kebunnya itu sering tumbuh jamur aneka bentuk dan warnanya aneh-aneh.

Namun setelah beberapa hari, tanaman yang tumbuh dan dikira jamur tersebut nampak terlihat sebagai jantung pisang sebagaimana umumnya. Setelah beberapa hari jantung pisang tersebut mekar dan akhirnya menjadi satu tandan buah pisang. Ukurannya relatif kecil dengan panjang sekitar 20 cm dan lebar sekitar 10 cm.

read more
0 komentar

Lapan Yakin Crop Circle Buatan Manusia

SLEMAN- Menindaklanjuti informasi soal lingkaran yang disebut-sebut terbentuk akibat sebagai tempat pendaratan UFO di pesawahan dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, kemarin (25/1), petugas dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Pengawas Nuklir (Bapetan) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan uji lapangan di lokasi setempat.



Setelah menelusuri crop circle, Kepala Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Sri Kaloka mengaku yakin crop circle di Rejosari, Jogotirto, Berbah adalah buatan manusia. Itu ditunjukkan dengan adanya lubang di pada bagian tengah (pusat) lingkaran. Selain itu tak ditemukan bekas daun, batang, atau tanah terbakar seperti jika lokasi memang menjadi tempat pendaratan pesawat UFO. "Setelah masuk ke dalam lingkaran dan melihat lubang di tengah, kami meyakini itu buatan manusia. Kondisi padi masih utuh. Hanya ambruk seperti batang terinjak," ujarnya.

Kendati begitu, Sri Kaloka menyatakan pola-pola yang terbentuk di pesawahan itu harus dibuktikan lebih mendalam. Sementara itu petugas dari Batan dan Bapetan juga menyatakan lokasi crop circle aman dan tak ditemukan anomali (perubahan) atau keanehan."Tak ada gelombang radiasi di lokasi itu. Tak ada radioaktif beta dan alpa. Kami juga ambil tanah untuk diuji. Hasilnya mungkin besok (hari ini)," ungkap Kabid Kesehatan dan Keselamatan Batan Jogjakarta M.Yasid, usai mengambil sampel tanah di tengah sawah, kemarin (25/1). Sampel diambil dari tiga titik. Tengah crop circle, lingkar dalam, dan lingkar luar.

Kasubid Pengelolaan Limbah Batan Jogjakarta Gede Sutrisna menambahkan dari hasil penyisiran di lokasi crop circle tak ditemukan zat-zat berbahaya. "Tak ada limbah atau zat bahaya. Padi hanya ambruk dan aman dikonsumsi," terangnya.I Putu Elba dari Bagian Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten menyatakan pantaun kormik menunjukkan hal wajar. "Semuanya normal dan murni tidak ditemukan radiasi. Hasil pemeriksaan kosmiknya 0,1 micro SV. Sedang kadar maksimal 1 mili SV," jelasnya. Selain tanah, imbuh Elba, pengecekan juga dilakukan pada dahan padi yang roboh. (adopted by: jpnn)
read more
0 komentar

Pulpen Paling Mahal

Aurora’s Diamante Pulpen, sepele memang, benda kecil yang hampir tiap hari kita pakai ini ternyata ada juga yang harganya lebih mahal dari mobil, lhooo.Mau tau??? Beberapa Brand Pulpen Termahal dan unik adalah Aurora’s Diamante, Mont Blanc, da Varese Ferarri, Papilion Boheme, Visconti, dan banyak lagi. Dan dari sekian nama itu ternyata yang paling mahal adalah Aurora’s Diamante. Namun benarkah pulpen tersebut dijual? Jangan-jangan pulpen yang paling mahal itu untuk pamer saja.

Aurora’s Diamante
Aurora’s Diamante berisi lebih dari 30 karat dari berlian dan pembuatnya, Aurora, berani mengatakan hanya pulpen merek ini yang memiliki berlian begitu banyak di dunia. Itulah sebabnya mereka membuat hanya satu setiap tahun. Harga pena yang paling mahal di dunia tidak tersedia untuk umum, namun diduga harganya sekitar US $ 1.280.000.
Selanjutnya Montblanc, produsen pena dan barang mewah, dan Van Cleef & Arpels, perhiasan rumah, adalah mantan pencipta pena yang paling mahal, beberapa sumber menulis, ia dikenal sebagai Masterpiece Mystery. Karya uniknya dibuat dalam satu setengah tahun untuk menciptakan tiga variasi, dengan 20 karat dari safir, zamrud, atau batu rubi, dan berhiaskan hampir 840 berlian. Tiga versi dari pena mahal terbatas pada tiga rilis paket dan masing-masing sembilan pena dijual seharga $ 730.000. Anda berminat?
Montblanc
read more